0 0
Peluang UMKM Makin Terbuka! AI Bisa Bantu Produk Lokal Tembus Pasar Global - rumahpeluang.co.id

Peluang UMKM Makin Terbuka! AI Bisa Bantu Produk Lokal Tembus Pasar Global

·

·

Read Time:2 Minute, 7 Second

Peluang bisnis bagi UMKM Indonesia terus berkembang. Teknologi digital kini membuka akses pasar yang lebih luas.

Bahkan, pemerintah mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan kecerdasan buatan atau AI. Teknologi ini dinilai dapat membantu usaha lokal menjangkau pembeli dari luar negeri.

AI Buka Peluang Pasar Baru

Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong UMKM menggunakan AI untuk memperluas pasar ekspor.

Menurutnya, AI dapat membantu pelaku usaha menjelaskan produk kepada calon pembeli asing. Karena itu, komunikasi dengan buyer dari berbagai negara dapat menjadi lebih mudah.

Selain itu, teknologi dapat membantu pelaku usaha membuat materi pemasaran. Konten tersebut kemudian dapat digunakan untuk memperkenalkan produk di pasar internasional.

Pasar Digital Indonesia Terus Besar

Peluang tersebut didukung oleh besarnya pasar digital Indonesia.

Kementerian UMKM menyebut nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan sekitar 100 miliar dolar AS. Lebih dari 82 persen penduduk Indonesia juga telah memiliki akses internet.

Sementara itu, jumlah pengguna internet aktif telah mencapai lebih dari 235 juta orang. Jumlah pengguna perdagangan elektronik juga diproyeksikan mencapai 206 juta hingga lebih dari 215 juta orang.

Dengan kondisi tersebut, UMKM memiliki pasar yang sangat luas. Namun, pelaku usaha tetap perlu meningkatkan kualitas produknya.

Tidak Cukup Hanya Jualan Online

Digitalisasi tidak berhenti pada membuat akun media sosial atau toko online.

Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza mendorong pelaku usaha masuk ke tahap “go productive”. Artinya, teknologi harus membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas bisnis.

Teknologi dapat digunakan untuk mengelola keuangan. Selain itu, pelaku usaha bisa memantau persediaan dan membaca kebutuhan konsumen.

Karena itu, pemanfaatan teknologi perlu memiliki tujuan yang jelas. Bukan sekadar mengikuti tren.

Harbolnas Jadi Momentum

Peluang penjualan juga terbuka menjelang Harbolnas 2026.

Shopee dan Anteraja baru-baru ini memberikan pelatihan kepada UMKM. Materinya mencakup strategi iklan dan persiapan menghadapi kampanye belanja mulai 9.9 hingga 12.12.

Selain itu, GoFood bersama Kementerian Perdagangan dan idEA juga mendorong UMKM kuliner masuk ke ekosistem digital. Program tersebut membahas strategi bisnis, pemasaran, dan legalitas usaha.

Kualitas Produk Tetap Menjadi Kunci

Peluang pasar yang besar harus diikuti persiapan yang baik.

Pelaku UMKM perlu memperhatikan kualitas produk. Kemasan, merek, sertifikasi, dan kapasitas produksi juga penting.

Dengan demikian, produk lokal tidak hanya siap bersaing di pasar domestik. Produk tersebut juga memiliki peluang untuk masuk pasar global.

Peluang Ada, Tinggal Berani Beradaptasi

Perkembangan AI dan ekonomi digital membuka banyak peluang baru. UMKM dapat menjangkau pelanggan yang sebelumnya sulit dicapai.

Namun, teknologi bukan pengganti kualitas. Produk tetap harus memiliki nilai dan mampu memenuhi kebutuhan pelanggan.

Bagi pelaku usaha, sekarang adalah waktu untuk belajar dan beradaptasi. Dengan produk yang berkualitas dan pemanfaatan teknologi yang tepat, peluang kecil dapat berkembang menjadi pasar yang lebih besar.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %